PROSEDUR PENGELUARAN BARANG DARI KAWASAN BEBAS

A

Pengeluaran Barang Dari Kawasan Bebas Ke Tempat Lain Dalam Daerah Pabean Dilakukan Secara Manual

Pengusaha mengisi formulir PPFTZ-01 dengan lengkap berdasarkan dokumen pelengkap pabean;

Pengusaha melakukan pembayaran bea masuk, Cukai, PDRI, dan PNBP;

Pengusaha menyampaikan PPFTZ-01, dokumen pelengkap pabean, Surat Setoran Pabean, Cukai, dan Pajak (SSPCP) atau Surat Setoran Pajak (SSP), surat keputusan pembebasan atau keringanan bea masuk dan/atau PPN, dan Pajak Penghasilan Pasal 22, bukti pembayaran PNBP dan/atau rekapitulasi pembayaran PNBP berkala untuk menggunakan fasilitas PNBP berkala, dokumen pemesanan pita cukai untuk Barang Kena Cukai (BKC) yang pelunasan cukainya dengan cara pelekatan pita cukai, dan izin/rekomendasi dari instansi terkait ke Kantor Pabean;

Menerima Nota Pemberitahuan Penolakan (NPP) apabila setelah diteliti oleh petugas, kedapatan pengisian dan kelengkapan dokumen tidak sesuai;

Menerima Nota Pemberitahuan Barang Larangan atau Pembatasan (NPBL) dalam hal hasil penelitian oleh petugas kedapatan tidak dipenuhinya ketentuan mengenai barang larangan dan/atau pembatasan (Lartas);

Apabila mendapatkan NPBL, maka pengusaha wajib memenuhinya dalam jangka waktu tiga hari setelah penerbitan NPBL;

Menerima Nota Pemberitahuan Penolakan apabila NPBL dalam jangka waktu 3 hari tidak dipenuhi;

Menerima Surat Pemeriksaan Fisik (SPF) apabila diperlukan pemeriksaan fisik barang;

Menerima Surat Pemeriksaan Fisik (SPF) apabila diperlukan pemeriksaan fisik barang;

Menerima Surat Persetujuan Pemuatan Barang (SPPB) dari petugas apabila seluruh rangkaian prosedur yang sudah dilalui kedapatan sesuai;

Menunjukkan SPPB kepada pejabat beacukai yang mengawasi kawasan pabean untuk proses pemuatan.

 

 

B

Pengeluaran Barang Dari Kawasan Bebas Ke Kawasan Bebas Lainnya, TPB, Atau Kawasan Ekonomi Khusus

Pengusaha menyiapkan Pemberitahuan Pabean (PPFTZ-02) dengan mengisi formulir secara lengkap, berdasarkan dokumen pelengkap pabean;

Pengusaha menyampaikan PPFTZ-02 dan dokumen pelengkap pabean ke Kantor Pabean;

Menerima Nota Pemberitahuan Penolakan apabila setelah diteliti oleh petugas, kedapatan pengisian dan kelengkapan dokumen tidak sesuai;

Menerima Nota Pemberitahuan Barang Larangan atau Pembatasan (NPBL) dalam hal hasil penelitian oleh petugas kedapatan tidak dipenuhinya ketentuan mengenai barang larangan dan/atau pembatasan (Lartas);

Apabila mendapatkan NPBL, maka pengusaha wajib memenuhinya dalam jangka waktu tiga hari setelah penerbitan NPBL;

Menerima Nota Pemberitahuan Penolakan apabila NPBL dalam jangka waktu 3 hari tidak dipenuhi;

Menerima Surat Pemeriksaan Fisik (SPF) apabila diperlukan pemeriksaan fisik barang;

Menerima Surat Persetujuan Pemuatan Barang (SPPB) dari petugas apabila seluruh rangkaian prosedur yang sudah dilalui kedapatan sesuai;

Menunjukkan SPPB kepada pejabat beacukai yang mengawasi kawasan pabean untuk proses pemuatan.

 

C

Pengeluaran Barang Dari Kawasan Bebas Ke Luar Daerah Pabean

Pengusaha mengisi PPFTZ-01 berdasarkan dokumen pelengkap pabean, menandatangani dan membubuhkan stempel perusahaan pada formulir PPFTZ-01;

Pengusaha melakukan pembayaran Bea Keluar melalui Bank Devisa Persepsi atau Pos Persepsi;

Pengusaha melakukan pembayaran PNBP dan atau rekapitulasi pembayaran PNBP berkala jika menggunakan fasilitas PNBP berkala;

Pengusaha menyerahkan PPFTZ-01, bukti pembayaran Bea Keluar, PNBP dan atau rekapitulasi pembayaran PNBP berkala, dan dokumen pelengkap pabean ke Pejabat penerima dokumen di Kantor Pabean pemuatan;

Menerima Nota Pemberitahuan Penolakan apabila setelah diteliti oleh petugas, kedapatan pengisian dan kelengkapan dokumen tidak sesuai;

Menerima Nota Pemberitahuan Barang Larangan atau Pembatasan (NPBL) dalam hal hasil penelitian oleh petugas kedapatan tidak dipenuhinya ketentuan mengenai barang larangan dan/atau pembatasan (Lartas);

Apabila mendapatkan NPBL, maka pengusaha wajib memenuhinya dalam jangka waktu tiga hari setelah penerbitan NPBL;

Menerima Nota Pemberitahuan Penolakan apabila NPBL dalam jangka waktu 3 hari tidak dipenuhi;

Menerima Pemberitahuan Pemeriksaan Barang (PPB) apabila diperlukan pemeriksaan fisik barang;

Menerima Nota Persetujuan Pemuatan Barang (NPPB) dari petugas apabila seluruh rangkaian prosedur yang sudah dilalui kedapatan sesuai;

Menunjukkan NPPB kepada pejabat beacukai yang mengawasi kawasan pabean untuk proses pemuatan.

 

PROSEDUR PEMASUKAN BARANG DARI KAWASAN BEBAS

A

Pemasukan Barang Ke Kawasan Bebas Dari Tempat Lain Dalam Daerah Pabean Dilakukan Secara Manual

Pengusaha mengisi formulir PPFTZ-03 dengan lengkap berdasarkan dokumen pelengkap pabean;

Pengusaha menyampaikan PPFTZ-03 dan dokumen pelengkap pabean;

Menerima kembali dokumen PPFTZ-03 yang telah diberi nomor oleh pejabat bea dan cukai untuk mendapatkan persetujuan/endorse dari pejabat Ditjen pajak;

Pengusaha menyerahkan kembali dokumen PPFTZ-03 yang telah diendorse oleh pejabat pajak kepada kepada pejabat yang mengawasi pengeluaran barang dari kawasan pabean;

Pengusaha mengeluarkan barang dari kawasan pabean berdasarkan PPFTZ-03 yang telah disetujui/di-endorse oleh pajabat Ditjen pajak;

Menerima kembali PPFTZ-03 yang telah diberikan catatan oleh pejabat yang mengawasi pengeluaran barang dari kawasan pabean;

Menunjukkan SPPB kepada pejabat beacukai yang mengawasi kawasan pabean untuk proses pemuatan.

 

 

B

Pemasukan Barang Ke Kawasan Bebas Dari Kawasan Bebas Lainnya, TPB, Atau Kawasan Ekonomi Khusus

Pengusaha menyiapkan Pemberitahuan Pabean (PPFTZ-02) dengan mengisi formulir secara lengkap, berdasarkan dokumen pelengkap pabean apabila barang berasal dari Tempat Penimbunan Berikat atau Kawasan Ekonomi Khusus;

Dalam hal barang berasal dari Kawasan Bebas lain, Pengusaha menyiapkan PPFTZ-02 dan dokumen pelengkap pabean yang digunakan sebagai dokumen pemberitahuan pabean pengeluaran dari Kawasan Bebas asal dan telah ditandasahkan oleh pejabat bea dan cukai di Kawasan Bebas asal;

Pengusaha menyampaikan dokumen PPFTZ-02 beserta dokumen pelengkap pabean ke Kantor Pabean;

Apabila harus dilakukan pemeriksaan fisik barang, pengusaha menerima Surat Pemeriksaan Fisik (SPF) dan berkewajiban menyiapkan barang untuk dilakukan pemeriksaan fisik serta memberitahukan kesiapan pemeriksaan fisik kepada bea dan cukai selambatnya 3 (tiga) hari sejak tanggal SPF;

Pengusaha Menerima Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) dari pejabat bea dan cukai;

Pengusaha menyerahkan SPPB kepada pejabat bea dan cukai yang mengawasi pengeluaran barang;

Pengusaha menerima kembali SPPB yang sudah diberi catatan oleh pejabat bea dan cukai yang mengawasi pengeluaran barang;

 

C

Pemasukan Barang Ke Kawasan Bebas Dari Luar Daerah Pabean

Pengusaha mengisi PPFTZ-01 berdasarkan dokumen pelengkap pabean secara lengkap dan benar, menandatangani dan membubuhkan stempel perusahaan pada formulir PPFTZ-01;

Pengusaha menyampaikan dokumen PPFTZ-01 beserta dokumen pelengkap pabean ke kantor bea dan cukai;

Pengusaha menerima Nota Pemberitahuan Penolakan (NPP) apabila dokumen yang diserahkan tidak lengkap dan/atau tidak benar cara pengisiannya;

Dalam hal pemenuhan persyaratan barang larangan dan pembatasan (Lartas) belum dipenuhi, menerima Nota Pemberitahuan  (NPBL) dan selambatnya 3(tiga) hari sejak tanggal NPBL harus dipenuhi. Jika tidak dipenuhi maka akan mendapatkan Nota Penolakan Pemberitahuan (NPP);

 

Apabila harus dilakukan pemeriksaan fisik barang, pengusaha menerima Surat Pemeriksaan Fisik (SPF) dan berkewajiban menyiapkan barang untuk dilakukan pemeriksaan fisik serta memberitahukan kesiapan pemeriksaan fisik kepada bea dan cukai selambatnya 3 (tiga) hari sejak tanggal SPF;

Pengusaha Menerima Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) dari pejabat bea dan cukai;

Pengusaha menyerahkan SPPB kepada pejabat bea dan cukai yang mengawasi pengeluaran barang;

Pengusaha menerima kembali SPPB yang sudah diberi catatan oleh pejabat bea dan cukai yang mengawasi pengeluaran barang;

 

Pengaduan dan Layanan

Silahkan sampaikan pengaduan dan pertanyaan Anda ke alamat di bawah ini :

KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun
Jl. Yos Sudarso No.5 Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau - 29661
20577cffef84f4f  (0777) 21040 
asasasa  082283142629
download 1  (0777) 21920
Email Pengaduan:
Email Layanan dan Informasi:

Social Media

Nilai Kurs Pajak

Berdasarkan SKep Nomor 22/MK.10/2019 maka kurs pajak dari tanggal  2019-09-18 s.d 2019-09-24 sebagai berikut :

1 USD

Rp 

14.021,0000

1 AUD

Rp 

9.628,7800

1 BND

Rp 

10.183,7600

1 CAD

Rp 

10.610,0700

1 CNY

Rp 

1.980,2200

1 DKK

Rp 

2.076,4200

1 EUR

Rp 

15.497,6900

1 HKD

Rp 

1.790,7300

1 INR

Rp 

196,8000

1 GBP

Rp 

17.382,6700

1 JPY

Rp 

129,9974

1 KRW

Rp 

11,7900

1 KWD

Rp 

46.114,1300

1 MYR

Rp 

3.362,5900

1 MMK

Rp 

9,1700

1 NOK

Rp 

1.564,6700

1 PKR

Rp 

89,7200

1 PHP

Rp 

269,3100

1 SAR

Rp 

3.737,6600

1 NZD

Rp 

8.974,5600

1 SGD

Rp 

10.185,5300

1 LKR

Rp 

77,7600

1 SEK

Rp 

1.454,3800

1 CHF

Rp 

14.152,9100

1 THB

Rp 

459,3600

Sumber: http://www.beacukai.go.id/kurs.html